Sabtu, 06 Juli 2013

AMALAN SUNAH DI BULAN RAMADHAN


Amalan Sunnah Di Bulan Ramadhan

By wahyu hidayah

Bulan ramadhan merupakan bulan yang selalu dinantikan oleh orany yang beriman,diawanya penuh dengan rahmah ditengahnya limpahan maghfirah dan diakhirnya tertutup pintu neraka bagi insane beriman yang melakukan amalan ibadah dengan sebaik baik amalan di bulan ramadhan,seperti kita tahu tujuan puasa menjadikan kita menjadi manusia yang lebih bertakwa karena orang yang mempunya kedudukan mulia disisi Allah adalah orang yang bertakwa,karna kedudukan itu pulalah allah telah hendaknya kita bersegera untuk mendapatkan ampunan dari allah yang telah menyiapkan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disiapkan bagi hamba hambanya yang bertakwa.

Untuk itu marilah kita siapkan niat yang mantap untuk menjemput ramadhan dan mengisinya dengan memperbanyak amalan amalan yang disunnah kan untuk dikerjakan baik disiang ataupun malamnya ramadhan.Bulan ramadhan ini kita jadikan lahan untuk mendapatkan panen pahala dan kebaikan karena dibulan ini jika kita melakukan ibadah sunnah kita akan medapatkan pahala seperti kita melaksanakan amalan wajib,dan jika kita melakukan amalan yang wajib pahala kita akan dilipatgandakan 70 kali .betapa agungnya bulan ramadhan sungguh kita akan bahagia jika sepanjang tahun akan menjadi bulan ramadhan.

Banyak sekali bentuk ibadah sunnah yang di anjurkan untuk dilakukan di bulan ramadhan diantaranya sebagai berikut:

1.Sholat Tarwih

Sholat tarwih dilaksanakan ditiap malam bulan ramadhan setelah sholat ‘isya,dilakukan secara berjamaah .jika kita melaksanakannya maka kita akan mendapatkan keutamaan sebagaimana tersebut dalam hadist dibawah ini:

 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).
Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah shalat tarawih sebagaimana yang dituturkan oleh Imam Nawawi (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 6:39)

Selain itu, beliau beliau juga pernah mengumpulkan keluarga dan para shahabatnya. Lalu beliau bersabda,

مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً

“Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh” (HR. An-Nasai dan selainnya, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam al-Irwa’ no. 447)

2.Sahur

Puasa diawali dari terbit fajar sampai maghrib datang ,kita tidak boleh minum dan makan hal ini pasti akan mempengaruhi fisik kita.untuk itu sahur adalah merupakan bentuk kasih sayang Allah bagi kita untuk mempersiapkan fisik agar mampu menjalankan ibadah dengan baik.Sahur sangat dianjurkan walaupun hanya setegup air..sahur ini sering dianggap sepele dan sering ditinggalkan padahal ada keutamaan didalamnya

“Sahur adalah makanan berkah, maka jangan kalian tinggalkan walaupun hanya meneguk seteguk air, karena Allah dan para malaikat bershalawat atas orang-orang yang bersahur” (HR Ibnu Syaibah dan Ahmad).

Hadist berikutnya .
“Makan sahurlah kalian, karena pada makan sahur itu terdapat keberkahan.”
Demikian pula sebuah hadits dari Ahmad dan An Nasa’i

berikut.
“Sesungguhnya dia (makan sahur) adalah berkah yang diberikan Allah kepada kalian, jangan kalian meninggalkannya.”
Beliau pun menganjurkan kita untuk tidak meninggalkan makan sahur walau hanya seteguk air karena ada para malaikat yang mendoakan orang-orang yang sahur.
“Jangan kalian tinggalkan (sahur) walaupun salah seorang dari kalian hanya meneguk seteguk air, karena Allah dan para malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur.”
 
Berkaitan dengan waktu, keberkahan sahur terjadi karena dilakukan pada sepertiga malam terakhir. Inilah waktu mustajabnya doa; saat Allah Swt. ”turun” ke bumi; dan saat orang-orang beriman biasa melakukan shalat malam (QS Al Isra’, 17: 79). Nah, apabila dua keberkahan (perbuatan dan waktu) menjadi satu, sangat rugi jika kita mengabaikannya hanya karena malas atau sekadar lupa.

Kemudian kita juga disunnahkan mengakhirkan sahur.
salah satu Hadist tersebut di antaranya riwayat yang dibawakan oleh Al-Imam Al-Bukhari dari shahabat Sahl bin Sa’d radhiallahu ‘anha berkata :

كُنْتُ أَتَسَحَّرُ فِي أَهْلِي ثُمَّ تَكُونَ سُرْعَتِي أنْ أدْرِكَ السُّجُودَ مَعَ رَسُولِ اللهِ

Artinya :
“Saya pernah makan sahur bersama keluarga saya, kemudian saya bersegera untuk mendapatkan sujud bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam.”
Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anha berkata :

تَسَحَّرْنَا مَعَ النَّبِي r ثُمَّ قَامَ إلى الصَّلاةِ. قُلْتُ : كمْ كانَ بَيْنَ الأذانِ وَالسَّحُورِ قال قَدْرَ خَمْسِيْنَ آيَــة

“Kami makan sahur bersama Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam kemudian beliau berdiri untuk shalat shubuh. Saya (Anas bin Malik) bertanya kepadanya : berapa jarak antara adzan dengan sahur ? Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anha menjawab : kurang lebih selama bacaan lima puluh ayat.”
Raihlah keberkahan sahur ini agar mendapat pahala sunnah yang akan menambah kebaikan kita dalam beragama .

3.sunah didalam berbuka puasa

Ada kegembiraan yang kita rasakan disaat beduk maghrib bertalu talu yang dilanjutkan panggilan adzan maghrib berkumandang,itulah saat yang ditunggu tunggu bagi seorang yang melaksanakan ibadah puasa,dan Allah menyukai hambanya yang mendahulukan berbuka sebagaimana sabda rosulullah Daripada Sahl bin Sa`ad bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Manusia sentiasa dalam kebaikan selagi mereka menyegerakan berbuka puasa.”(Riwayat Bukhari dan Muslim).

Sebagai seorang muslim akan berusaha untuk meniru tingkah laku junjungan kita Nabi Muhammad saw,dalam masalah berbuka rosullullah memberi contoh makanan apa yang paling baik untuk mengawali buka sebagaimana sabda Beliau ,Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, (ia berkata):

“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berbuka dengan beberapa kurma segar (ruthtab), jika tidak ada ruthtab maka beliau berbuka dengan beberapa kurma kering (tamar), jika tidak ada tamar maka beliau minum dengan meminum air.” (Hadis Riwayat Ahmad (3/163), Abu Dawud (2/306), Ibnu Khuzaimah (3/277, 278), at-Tirmidzi (3/70) melalui dua jalan dari Anas radhiyallahu ‘anhu. Sanad hadis ini sahih)

4.Memperbanyak bacaan Alquran disertai dengan mengkajinya.

Membaca ayat suci alquran merupakan ibadah yang sangat dianjurkan karena alquran itu sendiri merupakan petunjuk bagi orang yang beriman dalam mengarungi bahtera kehidupan menuju kebahagiaan dunia akhirat.disamping itu dengan membaca alquran alquran kita akan mendapatkan pahala yang luar bias apa lagi dibulan puasa yang mana pahalanya akan dilipat gandakan.

Dari Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu, katanya : Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf; tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf. " (HR. At-Tirmidzi, katanya: hadits hasan shahih).

5.Melakukan I’tikah di 10 hari akhir bulan Ramadan

Masjid menjadi pusat ibadah umat nabi Muhammad ,didalamnya kita dianjurkan untuk memperbanyak melakukan ibadah misalnya sholat jamaah,belajar agama,menbaca alquran dan jenis ibadah lainnya.pada 10 hari terakhir ramadhan rosulullah menganjurkan kita melakukan i’tikah di masjid sebagaimana hadist dibawah ini mengatakan.

Daripada Aisyah RA : Sesungguhnya Nabi SAW melakukan I’tikaf sepuluh akhir bulan Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian I’tikaf pula isteri-isteri baginda sesudahnya. (Muttafaq ‘Alaih)

6.Memberikan makan berbuka bagi orang yang berpuasa

Di dalam bulan ramadhan kita diajarkan untuk menjadi seorang muslim yang berjiwa social,dengan berbagi rejeki member makan kepada orang yang berpuasa hal ini mempunyai keutamaan yang besar dan juga pahala yang besar .

Dari Yazid bin Khalid Al Juhanniy ra. dari Nabi saw. Beliau bersabda : “Barangsiapa memberi buka (makan) orang yang berpuasa, maka ia memperoleh pahala seperti pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa itu.”(H.R Turmudzi)

 Dari Anas ra. bahwasanya Nabi saw. datang ke tempat Sa’ad bin Ubadah ra. kemudian ia menghidangkan roti dan mentega, maka beliau pun memakannya serta bersabda : “Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang berpuasa, dan memakan makananmu orang-orang yang baik serta malaikat mendoakan kamu.”(H.R Abu Dawud)

7.Memperbanyak sodaqah

Dengan memperbanyak sadaqah harta kita tak akan berkurang tetapi allah akan mengganti dengan yang lebih banyak.sekaligus kita bisa lebih mempererat silaturahmi dengan sesama dan member kegembiraan bagi orang yang mendapat sedekah kita.sungguh indah ajaran islam ini.

Demikian beberapa sunnah yang selayaknya kita kerjakan di bulan yang mulia ini agar keutamaan bulan ramadhan dapat kita dapatkan.semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.
Amiiiiin
mg bermanfaat Wallohu a'lamu bishowab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar